Selasa, 01 Februari 2011

Tokoh-Tokoh Musik Klasik

1. Johann Pachelbel
Johann Pachelbel (Nürnberg, 1 September 1653 – 9 Maret 1706) adalah seorang komponis Barok berkebangsaan Jerman. Ia banyak menghasilkan musik keagamaan maupun sekuler, dan sumbangsihnya terhadap perkembangan musik klasik menempatkannya sebagai salah satu komponis zaman Barok pertengahan terpenting. Karyanya yang paling terkenal adalah Kanon dalam D, satu-satunya kanon yang ia gubah. Selain itu, beberapa karya lainnya yang terkenal adalah
Chaconne dalam F minor, Toccata dalam E minor untuk organ, dan
Hexachordum Apollinis, sekelompok variasi keyboard.
2. George Friedrich Händel
banyak komponis yang hidup sesudahnya, termasuk Haydn, Mozart, dan
Beethoven
3. Johann Sebastian Bach
Johann Sebastian Bach (Eisenach, Jerman, 21 Maret 1685 – 28 Juli 1750) adalah seorang komponis Jerman. Ia menggubah musik untuk alat musik organ, harpsichord, dan juga untuk orkestra. Tapi, selain tu, Bach juga menguasai terompet dan biola. Karyanya yang paling terkenal adalah Brandenburg concerto.
Kebanyakan lagu yang dibuat oleh Bach ditujukan untuk Tuhan, hal ini menciptakan keunikan tersendiri bagi karya-karya Bach.
Nama-nama beberapa anak Bach yang
merupakan komponis adalah sebagai berikut:
1.
Wilhelm Friedemann Bach (anak pertama Bach).
2.
Carl Philipp Emanuel Bach (anak kedua Bach).
3.
Johann Christoph Friedrich Bach (anak termuda kedua Bach).
4.
Johann Christian Bach (anak termuda Bach).
Pada akhir hidupnya Bach menderita kebutaan, pada saat ini pula ia menggubah Die Kunst der Fugue 13 (BWV 1080). Bach menulis komposisi ini dengan berbaring di tempat tidur dan mengeja not yang ada di kepalanya kepada istrinya. Bach meninggal dunia pada tahun 28 Juli
1750 dan karya ini tidak sempat diselesaikan.
4. Wolfgang Amadeus Mozart
Wolfgang Amadeus Mozart (Salzburg, 27 Januari 1756 – Wina, Austria, 5 Desember 1791) adalah seorang komponis. Ia dianggap sebagai salah satu dari komponis musik klasik Eropa yang
terpenting dan paling terkenal dalam sejarah. Karya-karyanya (sekitar 700 lagu) termasuk gubahan-gubahan yang secara luas diakui sebagai puncak karya musik simfoni, musik piano, musik opera, dan musik paduan suara. Contoh karyanya adalah opera Don Giovanni dan Die Zauberflöte. Banyak dari karya Mozart dianggap sebagai repertoar standar konser klasik dan diakui sebagai mahakarya musik zaman klasik. Karya-karyanya diurutkan dalam katalog Köchel- Verzeichnis.
Mozart, dikenal memiliki kemampuan tala mutlak (mengenal nada dengan tepat tanpa bantuan alat), mengenal musik sejak lahir. Sewaktu berumur empat tahun, Mozart sudah mampu memainkan harpsichord dan melakukan improvisasi pada karya-karya musik pendahulunya. Dia bahkan menulis komposisinya yang pertama saat berumur lima tahun. Karya-karyanya antara lain adalah Violin Sonata, dan beberapa Minuet.
5.
Ludwig Van Beethoven
Ludwig van Beethoven (dibaptis 17 Desember 1770 di Bonn, wafat 26 Maret 1827 di Wina) adalah seorang komponis musik klasik dari Jerman. Karyanya yang terkenal adalah simfoni kelima dan kesembilan, dan juga lagu piano Für Elise. Ia dipandang sebagai salah satu komponis yang terbesar dan merupakan tokoh penting dalam masa peralihan antara Zaman Klasik dan ZamanRomantik. Semasa muda, ia adalah pianis yang berbakat, populer di antara orang-orang penting dan kaya di Wina, Austria, tempatnya tinggal.
Pada pertengahan 1801, Beethoven menyadari bahwa daya pendengarannya mulai berkurang. Sebuah surat yang ditemukan di sebuah rumah Beethoven di Heiligenstadt dekat Wina yang dikenal sebagai ‘Warisan Heiligenstadt’ berisikan betapa sedihnya Beethoven karena penyakit yang dialaminya. Kesedihannya memang wajar karena pada saat itu Beethoven sedang dalam puncak karirnya.
Ketuliannya semakin parah dan pada 1817 ia menjadi tuli sepenuhnya. Meskipun ia tak lagi bisa bermain dalam konser, ia terus mencipta musik, dan pada masa ini mencipta sebagian karya-karyanya yang terbesar.
Beberapa karya Beethoven yang diciptakannya saat dia tuli, antara lain:
Piano Concerto in Eb Major, Op. 37
Violin Sonata Op. 47
Symphony No. 3 in Eb ‘Eroica’
Piano Sonata in C Major ‘Waldstein’, Op. 53
Symphony No. 5 in C Minor, Op. 6

2 komentar:

dheeT-A mengatakan...

hai , postingan ini di 2011 yang artinya lamaaaa sekali. Kalau yang punya masih nengok dan baca komen ini, saya anggap sebuah keajaiban. BTW, saya baru pengen tau banyak hal tentang musik klasik nih. Pengen tau aja, kenapa seseorang suka sama musik klasik. Buat bahan nulis cerita. Kalau kamu baca ini let me know ya. Kalau boleh aku pengen wawancara :) send me email di dhita.cahyani@gmail.com

alice mengatakan...

thanks buat informasinya

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger